Jumat, 27 Maret 2009

PEMILU


Berubahnya tata cara memilih Pemilu 2009, dari sistem mencoblos menjadi mencontreng akan memberikan kesulitan tersendiri bagi pemilih. Apalagi bagi pemilih Manula.Ada banyak perubahan yang terjadi. Mulai dari perubahan teknis sampai perubahan beberapa pelaksanaan lainnya sebagaimanan yang terjadi pada Pemilu 2004.
Belum lagi banyaknya partai politik dan banyaknya calon anggota legislatif, membuat pusing bagi para pemilih. Itu barangkali yang menyebabkan pemilih banyak yang golput. Untuk itu mungkin kedepannya Pemerintah harus bisa memikirkan bagaimana agar pesta Demokrasi itu benar-benar berkualitas dengan partai yang juga berkualitas, calon anggota legislatif juga berkulaitas agar rakyat tak malas untuk datang ke TPS. Berapa trilyun anggaran yang dikeluarkan Pemerintah untuk sebuah pesta demokrasi di indonesia, belum setelah ini Pemilu Pemilihan Capres dan Cawapres, belum lagi yang di daerah Pilgub, Pilkada yang juga memerlukan dana yang tidak sedikit. Mungkin kedepannya Pemerintah memikirkan cara Pemilu yang simpel dengan biaya yang murah agar sisa anggarannya bisa dipergunakan untuk membantu rakyat yang lagi kesusahan.

Jumat, 20 Maret 2009

SEPAKBOLA


Pemain PKT JUmadi Abdi meninggal dunia setelah dihantam dengan sangat keras sekali oleh seoarang Pemain Persela Lamongan Deny Tarkas.

Begitulah wajah persepakbolaan Indonesia, penuh dengan adegan silat dan tinju dan tidak ada sanksi yang berat. Sudah beberap kali pertandingan selalu diwarnai dengan kericuhan dan pengeroyokan wasit. Akan tetapi PSSI sama sekali tidak menjatuhkan sanksi yang berat kepada pemain maupun official.

JAdi apa sepak bola Indonesia ini,

Kamis, 12 Maret 2009

SEKILAS TENTANG NGAWI

Saya dilahirkan disebuah desa yang agak jauh dari Ibukota Kabupaten Ngawi, yaitu tepatnya di Ds. Bareng, Sriwedari . Dulu Ds. Sriwedari menjadi bagian dari Kec. Mantingan, akan tetapi seiring dengan perkembangan pembangunan dan perkembangan penduduk, Ds. Sriwedari sekarang menjadi Kecamatan Karang Anyar. Kec. Karang Anyar membawahi semua desa yang dulu masuk Kec. Mantingan yang berada di seberang Bengawan Solo. Ds. Sriwedari adalah sebuah desa kecil yang penuh dengan kenangan, dimana masa kecilku dan masa sekolah Dasar saya habiskan disana . Kemudian melanjutkan di SMPN Mantingan yang sekarang berubah menjadi SMPN1 Mantingan. SMPN1 Mantingan adalah SPM pelopor negeri yang ada satu-satunya di Kec. Mantingan dimana saya merupakan lulusan ke-3. Setelah lulus saya melanjutkan di SMAN2 Widodaren Ngawi.

Selepas lulus SMA saya mengembara, sampai akhirnya saya terdampar di sebuah kota kecil yaitu Bontang Kaltim. Setelah sekian lama berada di Bumi Kalimantan rasanya kenangan Ngawi tak akan pernah terlupakan, terutama tempat kelahiran saya, dimana masa kecilku saya dan masa sekolah habisnya disana. Rasa rindu terhadap teman-teman sekolah, dimana saat berangkat dan pulang sekolah bersama-sama, canda tawa, seakan akan tak akan pernah pisah.

Sekarang rasanya sulit sekali untuk berhubungan kembali untuk sekadar berbagi cerita maupun pengalaman selepas sekolah maupun setelah berumah tangga. Untuk itu kepada teman-teman para Blogger yang berasal dari Ngawi, agar bisa berbagi cerita, berita dan kemajuan Kota Ngawi kepada teman-teman yang berada jauh disana.

Ssalam,
Dwi Susanto